WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Undang Pasangan Gay, Instagram Deddy Corbuzier Kehilangan 8 Juta Follower


Jakarta JMI
-Tampilnya pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederik Vollert di podcast Deddy Corbuzier bertajuk "Tutorial Jadi Gay di Indo", berujung panjang. Sejumlah tokoh mulai dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Muhammad Cholil Nafis, Habib Noval Assegaf, hingga Muhammad Said Didu, menyatakan LGBT menyimpang dari ajaran agama.

Video podcast itu pun berdampak besar. Karena video tersebut follower Deddy Corbuzier di Instagram berkurang sampai 8 juta

Semula Deddy Corbuzier diketahui memiliki 20 juta follower Instagram. Namun, setelah mengundang pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederik Vollert ke podcastnya, jumlah follower Deddy Corbuzier menjadi tinggal 11,1 juta. Selain itu muncul gerakan 'Unsubscribe Podcast Corbuzier' yang trending di media sosial Twitter.

Sebelumnya Deddy Corbuzier panen hujatan di media sosial setelah mengundang pasangan gay, Ragil Mahardika dan Fred ke podcast "Close the Door". Deddy, LGBT, Nabi Luth pun trending topic di Twitter.

Deddy dikecam karena mengundang Ragil dan Fred dalam podcast yang disebut netizen sebagai konten tidak mengedukasi. Terlebih thumbnail dan judul podcast Deddy Corbuzier "Tutorial Jadi G4y di Indo" yang dinilai kurang pantas.

Konten dan judul tersebut sematkan seolah-olah mengajak masyarakat Indonesia untuk menjadi penyuka sesama jenis. "Dari dulu gua ngikutin banget podcast lu yang diundang orang2 berkelas dan pembahasan yang menurut gua sangat luar biasa. Dan skrg terjun bebas. Yang di undang LGBT. Dengan judul tutorial jadi gay. Waduuu rusak," kata akun @_boy_** dikutip dari Twitter, Ahad 8 Mei 2022.

"Sekelas deddy Corbuzier pake clickbait thumbnail dengan unsur sensitif bagi rakyat Indonesia a.k.a LGBT ,udah lupa dengan kata2 ini om ded? "Stop making stupid people famous @corbuzier Then the fuck with this?" kata netizen akun @alkas**.

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menegaskan jika LGBT jelas haram. Meski begitu, Gus Baha berpendapat jika kaum LGBT tidak boleh dikucilkan.

Kiai asal Rembang itu dalam ceramahnya kanal Youtube Santreh Kopengan menjelaskan pada dasarnya kelainan seks itu hukumnya haram dalam Islam. Namun, jika itu adalah takdir dari Allah, maka hukumnya lain lagi.

"Masalah kelainan seks itu jelas haram, meskipun yang sudah di takdir kita tidak ikut-ikutan," ucap Gus Baha.

Jika seorang LGBT mengubah orientasi seksnya, menurut Gus Baha maka dia berdosa. "Yang mengubah (kelainan gender) itu dosa. Tapi kalau dia ditakdirkan kelainan, jika tidak riil melakukan itu (hubungan seks sesama jenis atau seks bebas), ya dianggap orang sholeh," kata Gus Baha.

Namun jika seseorang yang ditakdirkan Allah memiliki kelainan seks, maka Gus Baha berkata, seorang Muslim tidak boleh mengucilkannya. Sebab jika sudah ditakdirkan seperti itu, menurut murid Mbah Moen ini, manusia tidak bisa berkehendak apa-apa.

"Dia didesain Allah dia itu banci, suka laki-laki tidak suka perempuan, penampilannya gaya-gaya perempuan. Jika dia sudah diwatakkan seperti itu dan tidak melakukan sesuatu yang melanggar syariat (melakukan seks bebas dan lain-lain) itu tidak boleh dikucilkan. Karena dia begitu takdirnya," kata Gus Baha menjelaskan 


RPB/JMI/Red.

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Jalan Penghubung Butuh Perhatian PemKab dan PemProv Gorontalo

Gorontalo JMI , Masyarakat Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo mengeluhkan dari tahun ketahun bahkan sampai dengan saat ...