WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Perumda TRS Secepatnya Suplai Air Bersih Ke PT. Meilon Tekhnologi Indonesia


Subang JMI
- Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang (Perumda TRS) telah mulai melakukan persiapan teknis menyuplai air bersih ke PT. Meiloon Technology Indonesia di kawasan industri Taifa Jaya, Pagaden. 

Direktur utama Perumda  TRS,Kenny Kaparang  menyampaikan Setelah melalui beberapa kali rapat koordinasi yang dimediasi Dinas Penanam Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Perumda akan menyalurkan air bersih sekitar 80 meter kubik (M3) ke PT. Meiloon,"imbuhnya.

Kenny memaparkan,"Pada tahap awal, direncanakan pengiriman air bersih tersebut dilakukan melalui pengiriman tangki air berkapasitas 8 ton untuk kemudian ditampung ke groundtank yang akan segera disiapkan. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan air dalam kapasitas yang lebih besar, secara bertahap Perumda akan melakukan investasi pipa secara bertahap atau menggandeng BUMN Perum Jasa Tirta apabila memungkinkan.

"Skema suplai air bersih ini baru tahap awal, nantinya kami menggandeng pihak ketiga atau BUMN PJT untuk membangun saluran pipa," papar Kenny kaparang. Selasa (14/6/2022)

Solusi tersebut diambil karena lebih realistis. Jika membangun jaringan dari mata air Cijambe akan melewati jalan tol dan membutuhkan biaya lebih besar. "Jika diambil dari mata air, biaya sangat besar dan proses perizinan yang panjang karena crossing jalan tol," ungkapnya.

PT Meiloon nantinya akan membayar air bersih berdasarkan tarif industri sesuai peraturan Bupati Subang. Keni optimis, kedepannya Perumda TRS secara bertahap dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk industri di Subang. Apalagi Subang ditetapkan menjadi bagian dari kawasan industri Rebana. Selain PT Meiloon, Perumda juga memenuhi kebutuhan air bersih untuk PT Taekwang dan sejumlah pabrik di Kalijati-Purwadadi.

Selain kebutuhan air bersih untuk industri, kata Keni, Perumda TRS berkomitmen untuk terus memaksimalkan pelayanan air bersih untuk masyarakat umum. "Layanan untuk masyarakat umum tentu kita prioritaskan, kita kejar target untuk 80 persen layanan perkotaan dan 60 persen pedesaan. Kendala teknis seperti kebocoran, kontinuitas dan kualitas air tetap jadi perhatian utama kami," jelasnya.


Agus Hamdan/JMI/Red.

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Presiden Jokowi Khawatir Akan Krisis Pangan, Tunjuk Menteri Untuk Menjaga Beras

presiden jokowi meminta jajaranya untuk menghitung pasokan pangan cadangan nasional/net JAKARTA, JMI – Presiden Joko Widodo memberi peringa...