WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Warga Kota Palu Bersyukur, Pemerintah Bangun Kembali Pantai Teluk Palu


PALU JMI
, Pascabencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 2018 lalu kini dilakukan perbaikan.

Pemerintah melakukan perbaikan sejumlah pekerjaan konstruksi untuk membangun kembali Kota Palu, sempat porak-poranda dihantam tsunami 2018 lalu.                    

Salah satunya dibangun kembali adalah pantai teluk Kota Palu, dari kompleks pantai taman ria dan pantai talise hingga ke pantai kampung nelayan. 

Rehabilitasi pantai teluk kota palu itu dibangun Pemerintah melalui Kementerian PUPR, satuan kerja BWSS III Sulteng, yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. ADHI KARYA (PERSERO) TBK. 

Pantai teluk kota palu sebelum bencana itu menjadi Icon wisata yang menarik dengan menumbuhkan perekonomian wisata lokal. Sejumlah jajanan lokal daerah Palu dan sekitarnya, seperti Dange, Pisang Gepe, Minuman Sarebba, pernah menghiasi pantai teluk palu. 

Namun peristiwa tsunami 2018 lalu membawa dampak trauma bagi warga masyarakat setempat. 

Salah seorang warga Kota Palu, Moh.Rizal, saat ditemui redaksi media ini di lokasi pantai teluk palu, mengatakan sangat berterimakasih kepada pemerintah karena memperbaiki kembali pantai teluk kota palu yang hancur dilanda tsunami 2018 lalu. 


“Saya sebenarnya trauma jalan-jalan ke sini (pantai talise), karena sudah diperbaiki, alhamdulilah rasa trauma tsunami dulu mulai hilang,”ungkapnya, Rabu, (10/8/2022). 

Moh.Rizal mengatakan, tidak menduga akhirnya pantai teluk palu yang hancur kini mulai ditata kembali. Bahkan, kata dia, penataan teluk kota palu, penataannya lebih baik lagi dari sebelumnya. 

“Sekarang ada pemandangan tambatan perahu yang bisa kita nikmati di sore hari, kami sering nongkrong dengan keluarga di pantai menjelang sore menikmati keindahannya,”ungkapnya lagi. 

Sementara itu, warga Palu lainnya, Adiet, dengan nada sama bersyukur pantai teluk palu telah diperbaiki kembali oleh pemerintah. 

“Kami warga Kota Palu merasa senang karena pantai teluk palu menjadi kebanggaan kami di sini bisa dinikmati dan digunakan untuk nongkrong dengan teman lain,”terangnya. 

Menurutnya, semoga keindahan di pantai teluk palu ini bisa dinikmati kembali seperti sebelum tragedi tsunami 2018 lalu. Kemudian warga bisa pulih dari rasa trauma tsunami karena bencana  dahsyat itu memang menimbulkan trauma mendalam bagi warga palu dan sekitarnya. 


Faisal/JMI/Red.

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Simpang Siur Informasi Antara DPR-RI Komisi X Dengan Pemda Bandar Lampung, GAMAPELA Minta KPK Turun Tangan

Bandar Lampung JMI, Perhatian masyarakat Bandar Lampung semakin meluas terkait polemik gaji guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja...