WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

2 Warga Karangrayung di Bekuk Satresnarkoba Polres Grobogan

GROBOGAN JMI - Ikbal GA (23) warga Dsn. Payaman, RT. 04/RW 02, Ds. Nampu, Kec. Karangrayung, Kab. Grobogan dan Ahmad SP (21) warga Dsn/DS. Cekel RT. 05/RW 02, Kec. Karangrayung, Kab. Grobogan terpaksa diamankan Satresnarkoba Polres Grobogan, pasalnya keduanya diduga mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar.

Hal ini disampaikan Kapolres Grobogan 
AKBP Benny Setyowadi, S.I.K., M.Si. saat pres rilis di Mapolres Grobogan, Rabu (12/10/2022).

"Penangkapan itu dilakukan pada hari Minggu (25/9/2022) sekira pukul 09:30 WIB, di sebuah rumah di Dsn. Payaman RT. 04/RW 02 Ds. Nampu, Kec. Karangrayung, Kab. Grobogan," ucap Benny.

Adapun barang bukti yang diamankan kata Benny, 1 Buah Box Label bertuliskan HEXIMER 2 TRIHEXYPHENIDYL 2 mg yang berisi 1 buah botol plastik Warna putih berisi obat tablet warna kuning berlogo “mf” sebanyak 1000 butir dan 6 butir obat tablet TRAMADOL HCI 50mg dan 1 Buah botol plastik warna putih dengan Label bertuliskan HEXIMER 2 TRIHEXYPHENIDYL 2 mg yang berisi obat tablet warna kuning berlogo “mf” sebanyak 1000 butir dan 2 butir obat tablet TRAMADOL HCI 50mg, dengan jumlah total 2.006 butir dan 2 buah Hand Phone, dari Ikbal GA.
Sedangkan kronologis ungkap kasus tersebut lanjut Benny, berawal pada hari Minggu (25/9/2022), sekira pukul 07.00 WIB, petugas Sat Resnarkoba Polres Grobogan melakukan penyelidikan di wilayah Kec. Karangrayung kemudian mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Ds. Nampu Kec. Karangrayung Kab. Grobogan sering terjadi transaksi/peredaran sediaan Farmasi yang tidak memiliki ijin edar, kemudian petugas kami menindaklanjuti informasi dari masyarakat tersebut dan melakukan penyelidikan, selanjutnya petugas mencurigai sebuah rumah sebagai tempat untuk transaksi sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar kemudian sekira pukul 09.30 WIB petugas kami berhasil menangkap Ikbal GA beserta barang buktinya.

Lalu sekira pukul 09.45 WIB petugas kami juga berhasil menangkap Ahmad SP tanpa perlawanan dan keduanya kami bawa ke Mapolres guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Keduanya kami kenakan Pasal 196 subs pasal 197 UU RI No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Jo pasal 55 KUH Pidana, dimana setiap orang yang mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar," pungkas Benny.

Heru /JMI/RED
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Pembangunan MCK Diduga Tabrak Aturan Sehingga Menjadi Sorotan

TANGERANG, JMI -  Pemerintah kabupaten Tangerang melalui Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman (Perkim) memberikan pelayanan bagi...