WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Tragedi Kolam Renang Di Grobogan Kembali Memakan Korban, Satu Anak SD Al Akbar Meninggal Dunia

Foto : Ilustrasi

GROBOGAN JMI,
Bocah berusia 8 tahun bernama Muhammad Rayhan Kurniawan binti Gunardi  RT 05 RW 19 Kelurahan Murid SD Al Akbar Purwodadi tewas tenggelam setelah melakukan kegiatan latihan les privat renang di masterpark danau resto di jalan Gajahmada Purwodadi pada hari Senin (10/10/2022).

Berdasarkan keterangan dari Gunardi ayahhanda alm (Muhammad Rayhan Kurniawan) di kediamannya saat masih banyak tamu yang ikut melayat dan berduka serta Mendokan kepergian Rayhan yang terakhir,Gunardi  menjelaskan dan menyampaikan bahwa terkait kejadian  pada hari Senin sore kemarin tanggal 10-10-2022 anak saya bersama kedua temannya juga guru privat renang serta guru pendamping dan guru ngaji mengadakan exstra kegiatan renang berangkat dari sekolah Al,Akbar Pkl 15:30 WiB menuju kolam renang yang berada di masterpark danau resto Purwodadi.

Setelah selesai kegiatan sekira Pkl 16:30 WiB anak saya dan kedua temannya mandi di kamar bilas ,kemudian kedua temannya sudah selesai akan tetapi anak saya belum keluar lalu di ketuk pintunya dipanggil lah oleh gurunya tidak ada jawaban setelah itu guru privatnya mengecek kembali ke tempat berlatih renang tadi ternyata Rayhan ada dikolam tempat berlatih tadi sudah dalam keadaan tenggelam, dengan sigap sang guru memberikan pertolongan kepada rayhan akan tetapi dalam perjalanan menuju rumah sakit  rayhan sudah meninggal dunia ,mungkin dugaan sementara kemungkinan rayhan  jatuh terpeleset.jelas Gunardi ayah rayhan. Selasa (11/10/2022)


Dengan berat hati Gunardi ayahhanda almarhum Rayhan menyampaikan bahwa saya juga istri dan keluarga sangat kaget dan shock ketika mendapat kabar anak saya dari pihak sekolah, saat ini jenazah anak saya sudah dimakamkan dan saya mohon doanya semoga anak saya di terima di sisih ALLAH SWT dan dengan peristiwa ini saya juga keluarga tidak akan menempuh jalur hukum atas kematian anaknya dan saya sudah ikhlas," terang Gunardi dengan ucapan kata  duka yang penuh mendalam

Walau Gunardi ayahhanda alm Rayhan mengaku sudah ikhlas dengan kejadian tersebut akan tetapi apapun juga  mungkin tetap akan membekas di ingatannya apalagi almarhum adalah anak semata wayangnya anak satu satunya dan itu terlihat dari tetesan air mata Pak Gunardi.

Atas kejadian tersebut  manajemen pengelola masterpark danau resto ( Lina) sebagai general manager kepada beberapa awak media menyampaikan  perihal adanya korban seorang anak meninggal di kolam renang pada hari senin kemarin," memang kejadian itu benar adanya di lokasi kolam renang masterpark, terkait dengan segi pengamanan keaman sendiri kita sudah memenuhi standar yang di ajukan dinas pariwisata juga kepolisian sendiri,bahkan himbauan terkait dengan Sefty(keamanan)selalu kita sampaikan selain kita pasang papan informasi,atau tata tertib masuk wahana termasuk wahana kolam renang terutama diingatkan khusus anak-anak atau yang tidak mahir berenang tidak boleh mandi berenang ,namun peristiwa kemarin berbeda karena sudah di damping oleh ahlinya dalam hal ini pelatih guru privat juga dua pendamping guru dari ketiga murid SD Al Akbar tersebut yang selalu mendampingi ketiga siswanya saat berlatih tentunya,"  kami sangat terkejut dan kaget mendapat kabar dari pegawai saya bahwa ada anak tenggelam di kolam renang, sontak kami dan pegawai disitu langsung memberikan pertolongan cepat.

Terkait permasalahan ini sudah di tangani oleh kepolisian sektor Purwodadi,tentunya apapun itu kita menghormati proses yang saat ini sudah di tangani oleh pihak kepolisian.terang Lina

Dengan peristiwa dan kejadian meninggalnya rayhan Kurniawan siswa kls 2 SD Al Akbar Purwodadi yang sedang mengikuti lest privat renang di masterpark danau resto tersebut yang berujung petaka dan mengisahkan duka yang mendalam tentunya bagi keluarga korban sendiri juga dikalangan Al Akbar, menjadi sebuah pelajaran berat,atas kejadian ini tentu harus ada yang bertanggung jawab dan mempertanggungjawabkan atas peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya seseorang ,karena ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian sektor Purwodadi, tentunya kita menunggu proses lebih lanjut.



Heru/JMI/Red.

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Pembangunan MCK Diduga Tabrak Aturan Sehingga Menjadi Sorotan

TANGERANG, JMI -  Pemerintah kabupaten Tangerang melalui Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman (Perkim) memberikan pelayanan bagi...