WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Aroma Ikan Kering Dalam Dinginnya Kabut Bastem


Luwu, JMI -
Sedikit inspirasi dari Ahmar Arif yang akrab di sapa Ammar selaku ketua Saifuddin Kasim Foundation (SKF) Beliau salasatu tokoh masyarakat di Kab. Luwu yang cukup di kenal baik dari kalangan masyarakat biasa maupun masyarakat menengah ke atas begitupun dengan kalangan pemerintah daerah Kab.Luwu. Kamis, (22/12/22).

Dikutip dari cerita beliau di WA GRUP PEJUANG SKF beliau banyak mendapatkan pengalaman dan cerita yang menarik saat berada  kecamatan Bastem Kab. Luwu, berikut ceritanya 

"Bastem memiliki Potensi Wisata yang Masih Tersembunyi di Balik Indahnya Panorama Alam Pegunungan.

Kecamatan Basse Sangtempe  (Bastem), Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak hanya kaya dengan tatanan budaya dan adat istiadatnya. Akan tetapi juga memiliki keragaman sumber daya alam yang sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi tujuan destinasi wisata.

Perjalanan kami di mulai dari kasiwiang menuju tumbubara sesaat mampir untuk membagikan kalender TUNTAS kpd rumpun keluarga dan melanjutkan perjalanan sampai ke ULU SALU.

Sepanjang perjalanan ke ulu salu ini kami singgah di beberapa tempat sambil bersilahturrahmi dgn keluarga sambil memaparkan program2 unggulan SKF.

Sore hari kami tiba di ulu salu dan di sambut dgn ramah oleh keluarga CANGNGA org belopa yg beristri di ulu salu.

Suasana dingin mulai terasa tetapi mampu terabaikan oleh harumnya aroma ikan kering yg di hidangkan oleh tuan rumah.

Tapi mlm semakin larut kedinginan semakin terasa sampai ke tulang namun semua harus di lawan karena mengingat perjuangan politik TUNTAS kedepan.

Ketika fajar menyingsing dan hembusan angin yg masih dingin serta gemulai awan yg berarak kami berjalan menuju pasar ulusalu yg tak jauh dari tempat kami bermalam, terasa suasana kekerabatan yg begitu kental karena pasar yg sangat sederhana selain sbg tempat bertransaksi juga tetap menjadi ajang silaturrahmi keluarga dlm berbagai problematika yg mereka hadapi. 

Gelak tawa terdengar begitu indah mengalahkan deru angin yg membawa kedinginan.kami berdiskusi dgn masyarakat ulusalu di kantor desa dan mereka begitu antusias mendengar program2 dari SKF.

Pasar Ulusalu sangat memprihatinkan krn di sana sini kubangan2 air begitu byk seperti kubangan kerbau. Harapan mereka kedepannya agar daerah mereka bisa sejajar dgn daerah lain di luwu ini.

Dalam cerita tersebut Bapak H. Saifuddin Kasim juga menanggapi dengan dengan penuh inspiratif.

"Insyaa Allah atas dukungannya dan do'a yg tulus dari masyarakat/keluarga kita yg ada di Bastem dan sekitarnya kita TUNTAS kan permasalahan-permasalahan yang ada minimal mereka dapat merasakan keadilan dan bangga menjadi bahagian masyarakat Kab. Luwu.

Lanjut beliau, "Jangan pernah merasa jenuh dan lelah untuk meraih cita-cita dalam kebaikan, karena seiring langkah kita banyak harapan dan do'a kebaikan turut serta sebagai saksi kelak dikemudian hari. buatlah sebanyak mungkin kebaikan sebagai ladang amal jariyah, Tetap sehat tetap semangat dan sukses selalu, Salam TUNTAS....jangan lupa selalu bersyukur" tutupnya.


M. Aris/JMI/Red.

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Pengeroyokan Pemuda di Majalengka, Polisi tetapkan 5 Pelajar jadi Tersangka

Foto. detikjabar Majalengka JMI, Polisi berhasil menangkap 30 pelaku pengeroyokan yang terlibat dalam kasus pembacokan terhadap seorang pel...