WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Dugaan Pemdes Nampu Arahkan KPM Agar Iuran untuk Kegiatan Lingkungan, Terjawab Sudah

GROBOGAN JMI - Adanya dugaan pemotongan atau setoran dari pihak KPM Warga Masyarakat Desa Nampu Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan kepada ketua lingkungan (RT) di 2 Dusun yaitu Dusun Cengklik dan Dusun Ngerdemak yang informasinya atas himbauan dari Kepala Dusun (Kadus) juga Kepala Desa (Kades) pada beberapa Minggu yang lalu tepatnya hari Senin 28-11-2022 ternyata semua itu tidak terbukti kebenarannya alias Hoax.

Adanya pemberitaan di beberapa media yang seolah itu benar adanya terkait dugaan adanya pemotongan, penarikan atau setoran terhadap KPM sejumlah kurang lebih 1.235 Penerima manfaat, mendengar adanya pemberitaan tersebut dengan ambil langkah cepat Pemdes Nampu mengadakan klarifikasi, konfirmasi kepada pihak-pihak terkait yang bertempat di aula balai Desa Nampu dengan memanggil dan menghardikan masing-masing Ketua RT juga tokoh masyarakat di 2 Dusun yang dianggap sumber dari permasalahan terkait dengan dugaan adanya KPM harus setor kepada Ketua lingkungan RT, Senin (12/12/2022).

Menurut keterangan Kepala Desa Nampu (Ngatmin) bahwasanya hari ini Pemdes memanggil dan mendatangkan Kadus Cengklik dan Kadus Ngerdemak beserta Ketua RT juga tokoh masyarakat juga perwakilan KPM.

"Adanya isu yang berkembang di Desa Nampu kami pemdes sudah mengambil langkah dan supaya tidak ada gejolak juga masalah yang menurut kami Terkait bansos harus benar-benar ditangani sesuai aturan karena sangat riskan,"terang Ngatmin.

Kades Nampu juga membenarkan bahwa adanya setoran KPM atau warga masyarakat kepihak Ketua lingkungan setempat hal tersebut dilakukan karena sebelumya sudah ada kesepakatan bersama itupun tidak ada paksaan dikandung maksud kembali untuk program kegiatan sosial lingkungan dengan melakukan semacam iuran dengan kisaran nilai 50 ribu dan 100 ribu rupih,"Jelas Ngatmin.
Selain itu Kades Nampu juga menjelaskan bahwa pihak Ketua lingkungan sudah mengembalikan kembali kepada warganya sebelum kita hadirkan ke Balai Desa dengan di buktikan adanya pembubuhan tanda tangan bahwa benar sudah di kembalikan dan di terima kembali oleh KPM.

Yang jelas kami tegaskan Pemdes apalagi saya tidak pernah menghimbau memerintahkan adanya semacam tarikan atau sejenis apapun terhadap KPM penerima bansos dengan alasan apapun dan kalaupun itu ada  pastinya kemungkinan inisiatif lingkungan bukan dari Pemdes ,karena kita bekerja harus berdasarkan regulasi yang berlaku,"tegas Ngatmin.

Suhari (60) Ketua RT 04/03  Dusun Ngerdemak kepada awak media menyampaikan bahwa kejadian tersebut memang benar pada awalnya ketika saya membagikan surat undangan pengambilan bansos dari kantor Desa kepada KPM bahwa muncul gagasan warga KPM berinisiatif untuk iuran agar bisa memberikan bantuan untuk keperluan lingkungan, karena itu usulan warga dan menurut kami itu adalah wujud sumbangan keikhlasan sukarela dari warga untuk kegiatan lingkungan ya saya setuju-setuju saja karena dasarnya adalah dari warga sendiri dan pertemuan tadi salah satunya kami sampaikan sudah kami kembalikan utuh kepada KPM daripada bermasalah,"jelas Suhari.

Sedangkan Parji (70) Ketua RT 01/06 Dusun Cengklik menyampaikan hal yang sama yakni iuran warga KPM di lingkungannya sudah di kembalikan, pernyataan Ketua RT dipertegas juga oleh tokoh masyarakat Nardi (63) bahwasanya untuk iuran 100 ribu tersebut memang benar dan itu adalah murni untuk kegiatan sosial di lingkungan dan sudah ada kesepakatan meskipun tidak tertuang di berita acara, ya mungkin kebetulan pas iurannya setelah bantuan turun makanya banyak persepsi negatif ya yang jelas kami warga masyarakat tidak mempermasalahkan ketika itu benar kegunaannya bermanfaat untuk lingkungan," terang Nardi.

Kementrian Sosial menegaskan bahwa dana bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat tidak boleh dipotong untuk alasan apapun dan oleh siapapun.

Heru gun /JMI/RED
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Usai Melindas, Purnawirawan Eko Tak Bawa Hasya ke RS

JAKARTA, JMI - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Hasya Attalah Syahputra (HAS) terlindas mobil yang dikemudikan oleh purnawirawan Polri,...