WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Jajaran BPBD Subang Bersama Camat Subang Lakukan Penebangan Pohon, Antisipasi Cuaca Ekstrim


Subang JMI,
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang terus  melakukan pengawasan siaga gerak cepat di beberapa titik yang berpotensi terjadinya bencana alam akibat Cuaca ekstrim di wilayah kabupaten Subang.

Pihak BPBD  berkoordinasi dengan Camat Subang serta masyarakat untuk sama-sama siaga apabila terjadi bencana.

Kepala  pelaksana (Kalak) BPBD kabupaten Subang Udin Zajudin  S.pd,MM, kepada jurnal media Indonesia mengatakan,  sesuai perintah Bupati dan wakil Bupati  dan pa sekda,kita bekerjasama dengan pihak kecamatan Subang  serta polres Subang, sebagai kegiatan rutin untuk antisipasi penertiban pohon-pohon yang membahayakan pengguna jalan , jangan sampai ada kejadian lagi mobil tertimpa pohon atau pengguna jalan terganggu dengan pohon tumbang tersebut," tuturnya. Senin, (16/01/2023)

Lebih lanjut,"Udin menjelaskan Kami akan melihat langsung berapa titik pohon yang mengganggu pengguna jalan, apabila pohon tersebut membahayakan kita amankan, Yang jelas yang di utamakan keselamatan untuk umum dulu, Berharap pengguna jalan atau Masyarakat jangan sampai was -was dan merasa cemas ketika melewati jalan tersebut, pihaknya sudah melakukan antisipasi seperti penebangan pohon yang berpotensi membahayakan masyarakat.” jelasnya.


Camat Subang Sumardi.S.Stp,M.Ap mengatakan Berawal dari adanya laporan dari warga masyarakat tentang adanya rumpun bambu yang masuk ke jalan sehingga di khawatirkan membahyakan para pengguna jalan di sepanjang jalan Ahmad Yani jalan Rangga Wulung Subang

Respon cepat dari jajaran BPBD, bersama kecamatan Subang dan kelurahan serta masyarakat Untuk mengantisipasi  dan mencegah terjadinya bahaya yang lebih berat,tim BPBD sigap langsung mengambil tindakan untuk menebang pohon bambu  yang sudah rimbun ketengah jalan,"paparnya.

Untuk sementara yang ada laporan dan di lakukan penebangan di area jalan Ahmad Yani Rangga Wulung Subang, namun beberapa titik sudah di lakukan di beberapa wilayah di kabupaten Subang.

Berharap kolaborasi ini harus tetap terjalin, karena untuk menyelesaikan masalah,baik bencana alam  maupun masalah sosial lainnya itu tidak  bisa di tangani dengan satu pihak saja intinya perlu kolaborasi dengan berbagai pihak lainnya , karena sekarang ini cuaca cukup ekstrim dan tidak menentu," ungkapnya.


Agus Hamdan/JMI/Red.

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Jumlah Sampah 25 Ton Mengalir di Sungai Surabaya per Hari

Ilustrasi Sampah di Sungai  Surabaya JMI, Dinas Lingkungan Hidup Surabaya mencatat setidaknya 25 ton sampah dilaporkan mengalir di sungai w...